Kamis, 09 Mei 2013
Jumat, 22 Maret 2013
Rabu, 14 November 2012
praktek dmokrasi di indonesia
Pasca reformasi Indonesia mengalami suatu transformasi diberbagai bidang,salah satunya yaitu di bidang politik Indonesia memutuskan untuk memilih demokrasi sebagai sistem politik nya ditandai dengan adanya perombakan besar-besaran terhadap konstitusi kita dimana lebih dari 50% isi dari UUD 1945 secara konseptual telah mangalami perubahan sebanyak empat kali.Hadirnya demokrasi ditengah kondisi negara membawa angin segar bagi setiap masyarakat untuk dapat mencapai suatu kehidupan yang baik,terutama dalam hal kebebasan berpendapat,penjaminan hak asasi manusia dan masih banyak hal lainnya,seperti tentang hakekat demokrasi itu sendiri yang menekankan konsep pemerintahan berada ditangan rakyat,sehingga rakyat menjadi satu-satunya pemegang kedaulatan tertinggi negara untuk mencapai tujuan hidup mereka,hal ini berbeda ketika di komparasikan dengan kondisi yang terjadi pada masa sebelum reformasi,pengekangan terhadap individu serta intimidasi sepihak oleh pemerintah justru menimbulkan kesengsaraan berserikat sebagai perlakuan dari rezim otoritarian.
Pasca reformasi Indonesia mengalami suatu transformasi diberbagai bidang,salah satunya yaitu di bidang politik Indonesia memutuskan untuk memilih demokrasi sebagai sistem politik nya ditandai dengan adanya perombakan besar-besaran terhadap konstitusi kita dimana lebih dari 50% isi dari UUD 1945 secara konseptual telah mangalami perubahan sebanyak empat kali.Hadirnya demokrasi ditengah kondisi negara membawa angin segar bagi setiap masyarakat untuk dapat mencapai suatu kehidupan yang baik,terutama dalam hal kebebasan berpendapat,penjaminan hak asasi manusia dan masih banyak hal lainnya,seperti tentang hakekat demokrasi itu sendiri yang menekankan konsep pemerintahan berada ditangan rakyat,sehingga rakyat menjadi satu-satunya pemegang kedaulatan tertinggi negara untuk mencapai tujuan hidup mereka,hal ini berbeda ketika di komparasikan dengan kondisi yang terjadi pada masa sebelum reformasi,pengekangan terhadap individu serta intimidasi sepihak oleh pemerintah justru menimbulkan kesengsaraan berserikat sebagai perlakuan dari rezim otoritarian.
Namun masuknya demokrasi di Indonesia
sendiri memang tidak bisa di mungkiri berimplikasi lain diluar konteks
positif,dengan diterapkannya demokrasi di Indonesia menyebabkan cost
social menjadi tinggi,cost social yang dimaksud adalah hilangnya
nilai-nilai kepribadian Indonesia seperti nilai-nilai gotong
royong,kekeluargaan yang pada masa keemasannya menjadi suatu kebanggaan
tersendiri bangsa Indonesia di mata asing,selain itu implikasi internal
pun tidak bisa dihindarkan terhadap diri demokrasi itu sendiri,karena
pada realitanya kini penasiran parsial terhadap demokrasi justru menjadi
kendala untuk mewujudkan format demokrasi baru yang kokoh.
Fenomena demokrasi di Indonesia juga
membuka keran partai politik untuk berpartisipasi aktif sebagai
satu-satunya mediator untuk mencapai suatu tingkat kekuasaan,baik itu di
tingkat pusat,propinsi,ataupun kabupaten.Jumlah partai politik yang
kian membludak jika kita bandingkan dengan masa-masa yang sebelumnya
menunjukkan bahwa adanya respon masyarakat yang baik terhadap demokrasi
dalam upaya untuk mencapai kepentingan massanya,walaupun kita tahu
dengan adanya eksplosif parpol justru akan menimbulkan pemborosan
demokrasi kita terhadap sistem ke parpolan yang menggunakan sistem
proporsional.
Sumber: Seminar National Governance Day di Universitas Padjadjaran, Jatinangor, 18 April 2012 oleh Drs. H. Priyo Budi Santosopraktek dmokrasi di indonesia
Ada beberapa kelemahan sistem demokrasi.
- Terlalu banyaknya Partai yang menjadi ajang tanding dalam meperebutkan kursi Presiden.
- Terlalu banyak Aturan dan uud yang dikeluarkan dan semuanya saling bertolak belakang satu dan yang lainnya.
- DPR tidak bisa memberikan contoh kepada Rakyatnya, bahwa mereka memang Layak untuk dipilih, karena terlalu banyaknya kasus KKN yang terjadi saat ini.
- Para Anggota Parlemen sudah tidak lagi memliki Harga Diri dalam melakukan/ menjalankan Kehidupan Pribadinya .....
Kelebihan dan Kelemahan Bentuk-bentuk Demokrasi
- Kelebihan dan Kelemahan Demokrasi Langsung dan Perwakilan
- Kelebihan Demokrasi Langsung
§ Menjamin kendali warga Negara terhadap kekuasaan politik
§ Mendorong
warga Negara meningkatkan kapasitas pribadinya, seperti meningkatkan
kesadaran polotik, meningkatkan pengetahuan pribadi.
§ Membuat warga Negara tidak tergantung pada politisi yang memiliki kepentingan sempit
§ Masyarakat
lebih mudah menerima keputusan yang sudah dibuat masyarakat lebih dekat
dengan politik dan karenanya berpotensi melahirkan kehidupan bersama
yang tidak stabil.
- Kelemahan Demokrasi Langsung
§ Sulit dioperasikan pada masyarakat yang berukuran besar
§ Menyita terlalu banyak waktu yang diperlukan warganegara untuk melakukan hal-hal lain dan karenanya bisa menimbulkan apatisme
§ Sulit menghindari kelompok yang dominan.
§
- Kelebihan dan kelemahan Demokrasi Perwakilan
1. Kelebihan Demokrasi perwakilan
§ Lebih
mudah diterapkan dalam masyarakat yang lebih kompleks jarak yang jauh
dari proses pembuatan kebijakan yang sesungguhnya bisa membuat
masyarakat menolak ketika di terapkan.
§ Mengurangi beban masyarkat dari tugas-tugas membuat, merumuskan dan melaksankan kebijakan bersama
§ Memungkinkan fungsi-fungsi pemerintahan berada di tangan-tangan yang lebih terlatih
2. Kelemahan Demokrasi Perwakilan
§ Mudah terjebak dalam kepentingan para wakil rakyat yang bertentangan dengan kepentingan masyarakat
Kamis, 01 November 2012
http://www.f-adikusumo.staff.ugm.ac.id/artikel/manusia1.html
Asal Usul Manusia (1)
"Dan
(ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat :
Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat
kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Maka
apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniupkan
kedalamnya ruh (ciptaan)-ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan
bersujud" (QS. Al Hijr (15) : 28-29)
MuqadimahDiantara sekian banyak penemuan manusia dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang sedemikian canggih, masih ada satu permasalahan yang hingga kini belum mampu dijawab dan dijabarkan oleh manusia secara eksak dan ilmiah. Masalah itu ialah masalah tentang asal usul kejadian manusia. Banyak ahli ilmu pengetahuan mendukung teori evolusi yang mengatakan bahwa makhluk hidup (manusia) berasal dari makhluk yang mempunyai bentuk maupun kemampuan yang sederhana kemudian mengalami evolusi dan kemudian menjadi manusia seperti sekarang ini. Hal ini diperkuat dengan adanya penemuan-penemuan ilmiah berupa fosil seperti jenis Pitheccanthropus dan Meghanthropus.
Di lain puhak banyak ahli agama yang menentang adanya proses evolusi manusia tersebut. Hal ini didasarkan pada berita-berita dan informasi-informasi yang terdapat pada kitab suci masing-masing agama yang mengatakan bahwa Adam adalah manusia pertama. Yang menjadi pertanyaan adalah termasuk dalam golongan manakah Adam ? Apakah golongan fosil yang ditemukan tadi atau golongan yang lain ? Lalu bagaimanakah keterkaitannya ?
Asal Usul Manusia menurut Islam
Kita sebagai umat yang mengakui dan meyakini rukun iman yang enam, maka sudah sepantasnya kita mengakui bahwa Al Qur’an adalah satu-satunya literatur yang paling benar dan bersifat global bagi ilmu pengetahuan.
"Kitab (Al Qur’an) in tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib....." (QS. Al Baqarah (2) : 2-3)
Dengan memperhatikan ayat tersebut maka kita seharusnya tidak perlu berkecil hati menghadapi orang-orang yang menyangkal kebenaran keterangan mengenai asal usul manusia. Hal ini dikarenakan mereka tidak memiliki unsur utama yang dijelaskan dalam Al Qur’an yaitu Iman kepada yang Ghaib. Ini sebenarnya tampak pula dalam pernyataan-pernyataan yang dikeluarkan oleh mereka dalam menguraikan masalah tersebut yaitu selalu diawali dengan kata kemungkinan, diperkirakan, dsb. Jadi sebenarnya para ilmuwanpun ragu-ragu dengan apa yang mereka nyatakan.
Tahapan kejadian manusia :
a) Proses Kejadian Manusia Pertama (Adam)
Di dalam Al Qur’an dijelaskan bahwa Adam diciptakan oleh Allah dari tanah yang kering kemudian dibentuk oleh Allah dengan bentuk yang sebaik-baiknya. Setelah sempurna maka oleh Allah ditiupkan ruh kepadanya maka dia menjadi hidup. Hal ini ditegaskan oleh Allah di dalam firman-Nya :
"Yang membuat sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah". (QS. As Sajdah (32) : 7)
"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk". (QS. Al Hijr (15) : 26)
Disamping itu Allah juga menjelaskan secara rinci tentang penciptaan manusia pertama itu dalah surat Al Hijr ayat 28 dan 29 . Di dalam sebuah Hadits Rasulullah saw bersabda :
"Sesunguhnya manusia itu berasal dari Adam dan Adam itu (diciptakan) dari tanah". (HR. Bukhari)
b) Proses Kejadian Manusia Kedua (Siti Hawa)
Pada dasarnya segala sesuatu yang diciptakan oleh Allah di dunia ini selalu dalam keadaan berpasang-pasangan. Demikian halnya dengan manusia, Allah berkehendak menciptakan lawanjenisnya untuk dijadikan kawan hidup (isteri). Hal ini dijelaskan oleh Allah dalam salah sati firman-Nya :
"Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui" (QS. Yaasiin (36) : 36)
Adapun proses kejadian manusia kedua ini oleh Allah dijelaskan di dalam surat An Nisaa’ ayat 1 yaitu :
"Hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya, dan daripada keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang sangat banyak..." (QS. An Nisaa’ (4) : 1)
Di dalam salah satu Hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dijelaskan :
"Maka sesungguhnya perempuan itu diciptakan dari tulang rusuk Adam" (HR. Bukhari-Muslim)
Apabila kita amati proses kejadian manusia kedua ini, maka secara tak langsung hubungan manusia laki-laki dan perempuan melalui perkawinan adalah usaha untuk menyatukan kembali tulang rusuk yang telah dipisahkan dari tempat semula dalam bentuk yang lain. Dengan perkawinan itu maka akan lahirlah keturunan yang akan meneruskan generasinya.
c) Proses Kejadian Manusia Ketiga (semua keturunan Adam dan Hawa)
Kejadian manusia ketiga adalah kejadian semua keturunan Adam dan Hawa kecuali Nabi Isa a.s. Dalam proses ini disamping dapat ditinjau menurut Al Qur’an dan Al Hadits dapat pula ditinjau secara medis.
Di dalam Al Qur’an proses kejadian manusia secara biologis dejelaskan secara terperinci melalui firman-Nya :
"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia itu dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kamudian Kami jadikan ia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah , Pencipta Yang Paling Baik." (QS. Al Mu’minuun (23) : 12-14).
Kemudian dalam salah satu hadits Rasulullah SAW bersabda :
"Telah bersabda Rasulullah SAW dan dialah yang benar dan dibenarkan. Sesungguhnya seorang diantara kamu dikumpulkannya pembentukannya (kejadiannya) dalam rahim ibunya (embrio) selama empat puluh hari. Kemudian selama itu pula (empat puluh hari) dijadikan segumpal darah. Kemudian selama itu pula (empat puluh hari) dijadikan sepotong daging. Kemudian diutuslah beberapa malaikat untuk meniupkan ruh kepadanya (untuk menuliskan/menetapkan) empat kalimat (macam) : rezekinya, ajal (umurnya), amalnya, dan buruk baik (nasibnya)." (HR. Bukhari-Muslim)
Ungkapan ilmiah dari Al Qur’an dan Hadits 15 abad silam telah menjadi bahan penelitian bagi para ahli biologi untuk memperdalam ilmu tentang organ-organ jasad manusia. Selanjutnya yang dimaksud di dalam Al Qur’an dengan "saripati berasal dari tanah" sebagai substansi dasar kehidupan manusia adalah protein, sari-sari makanan yang kita makan yang semua berasal dan hidup dari tanah. Yang kemudian melalui proses metabolisme yang ada di dalam tubuh diantaranya menghasilkan hormon (sperma), kemudian hasil dari pernikahan (hubungan seksual), maka terjadilah pembauran antara sperma (lelaki) dan ovum (sel telur wanita) di dalam rahim. Kemudian berproses hingga mewujudkan bentuk manusia yang sempurna (seperti dijelaskan dalam ayat diatas).
Para ahli dari barat baru menemukan masalah pertumbuhan embrio secara bertahap pada tahun 1940 dan baru dibuktikan pada tahun 1955, tetapi dalam Al Qur’an dan Hadits yang diturunkan 15 abad lalu hal ini sudah tercantum. Ini sangat mengagumkan bagi salah seorang embriolog terkemuka dari Amerika yaitu Prof. Dr. Keith Moore, beliau mengatakan : "Saya takjub pada keakuratan ilmiyah pernyataan Al Qur’an yang diturunkan pada abad ke-7 M itu". Selain iti beliau juga mengatakan, "Dari ungkapan Al Qur’an dan hadits banyak mengilhami para scientist (ilmuwan) sekarang untuk mengetahui perkembangan hidup manusia yang diawali dengan sel tunggal (zygote) yang terbentuk ketika ovum (sel kelamin betina) dibuahi oleh sperma (sel kelamin jantan). Kesemuanya itu belum diketahui oleh Spalanzani sampai dengan eksperimennya pada abad ke-18, demikian pula ide tentang perkembangan yang dihasilkan dari perencanaan genetik dari kromosom zygote belum ditemukan sampai akhir abad ke-19. Tetapi jauh ebelumnya Al Qur’an telah menegaskan dari nutfah Dia (Allah) menciptakannya dan kemudian (hadits menjelaskan bahwa Allah) menentukan sifat-sifat dan nasibnya."
Sebagai bukti yang konkrit di dalam penelitian ilmu genetika (janin) bahwa selama embriyo berada di dalam kandungan ada tiga selubung yang menutupinya yaitu dinding abdomen (perut) ibu, dinding uterus (rahim), dan lapisan tipis amichirionic (kegelapan di dalam perut, kegelapan dalam rahim, dan kegelapan dalam selaput yang menutup/membungkus anak dalam rahim). Hal ini ternyata sangat cocok dengan apa yang dijelaskan oleh Allah di dalam Al Qur’an :
"...Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan (kegelapan dalam perut, kegelapan dalam rahim, dan kegelapan dalam selaput yang menutup anak dalam rahim)..." (QS. Az Zumar (39) : 6).
Khatimah
Dari uraian diatas jelas tampak bahwa pernyataan dalam surat Al Baqarah ayat 2 -3 tersebut diatas benar adanya dalam hal ini dapat dibuktikan secara ilmiah terutama dalam kaitannya dengan asal-usul kejadian manusia. (Bersambung)
(Oleh : Fajar Adi Kusumo)
Referensi : - Al Qur’an
- Drs. M. Noor Matdawam, Manusia, Agama, dan Kebatinan
Selasa, 30 Oktober 2012
Konsep Manusia Dalam Islam
Hakikat manusia menurut al-Qur’an ialah bahwa
manusia itu terdiri dari unsur jasmani, unsur akal, dan unsur ruhani. Ketiga
unsur tersebut sama pentingnya untuk di kembangkan. Sehingga konsekuensinya
pendidikan harus di desain untuk mengembangkan jasmani, akal, dan ruhani manusia.
Unsur jasmani merupakan salah satu esensi ( hakikat ) manusia
sebagai mana dijelaskan dalam al-Qur’an surat
al-baqarah ayat 168 yang artinya “ Hai sekalian manusia makanlah yang halal
lagi baik dari apa yang terdapat dari bumi, dan janganlah kamu mengikuti
langkah-langkah syetan karena sesungguhnya syuetan itu adalah musuh yang nyata
bagimu “
Akal adalah salah satu aspek terpenting dalam
hakikat manusia. Akal digunakan untuk berpikir, sehingga hakikat dari manusia
itu sendiri adalah ia mempunyai rasa ingin, mempunyai rasa mampu, dan mempunyai
daya piker untuk mengetahui apa yang ada di dunia ini.
Sedangkan aspek ruhani manusia di jelaskan dalam
al-Qur’an surat
al-Hijr ayat 29 yang artinya “ Tatkala aku telah menyempurnakan kejadiannya,
aku tiupkan kedalamnya ruhku.kedalamnya, maka tunduklah kamu kepadanya dengan
bersujud “Dalam al-quran istilah manusia ditemukan 3 kosa kata yang berbeda dengan makna manusia, akan tetapi memilki substansi yang berbeda yaitu kata basyar, insan dan al-nas.
Kata
basyar dalam al-quran disebutkan 37 kali salah satunya al-kahfi : innama anaa
basyarun mitlukum (sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu).
Kata basyar selalu dihubungkan pada sifat-sifat biologis, seperti asalnya dari
tanah liat, atau lempung kering (al-hijr : 33 ; al-ruum : 20), manusia makan
dan minum (al-mu’minuum : 33).
Kata
insan disebutkan dalam al-quran sebanyak 65 kali, diantaranya (al-alaq : 5),
yaitu allamal insaana maa lam ya’ (dia mengajarkan manusia apa yang tidak
diketahuinya). Konsep islam selalu dihubungkan pada sifat psikologis atau
spiritual manusia sebagai makhluk yang berpikir, diberi ilmu, dfan memikul
amanah (al-ahzar : 72). Insan adalah makhluk yang menjadi (becoming) dan terus
bergerak maju ke arah kesempurnaan.
Kata
al-nas disebut sebanyak 240 kali, seperti al-zumar : 27 walakad dlarabna
linnaasi fii haadzal quraani min kulli matsal (sesungguhnya telah kami buatkan
bagi manusia dalam al-quran ini setiap macam perumpamaan). Konsep al-nas
menunjuk pada semua manusia sebagai makhluk social atau secara kolektif.
Manusia adalah makhluk hidup yang paling
menarik dibandingkan dengan makhluk ciptaan tuhan yang lain.karena hal
itulah,pembahasan mengenai manusia telah menjadi sasaran studi sejak dahulu
kala. Para ahli telah mengkaji manusia dengan berbagai persepsi.ini terbuki
dari banyaknya penamaan manusia dalam ilmu sejarah.misalnya homo sapiens
(manusia berakal),homo economicus (manusia ekonomi)dsb. Manusia perlu mengenal
dan memahami hakekat dirinya sendiri agar mampu mewujudkan eksistensi dirinya.
Pengalaman dan pemahaman ini akan mengantar manusia kepada kesediaan mencari
makna dan arti kehidupan,sehingga hidupnya tidak menjadi sia-sia. Dalam
pengertian ini dimaksudkan makna dan arti sebagai hamba allah,dalam rangka
menjalankan hak dan kewajiban atau kebebasan dan tanggungjawab mencari
ridhanya(Hadari Nawawi 1993: 63-64).
Manusia
memang makhluk istimewa dibanding jenis makhluk lainnya. Al-quran secara
mencolok mengangkatnya sebagai suatu sosok yang unik dalam term-term tertentu
seperti; insiyya,anasiyya,unas,ins,insane,an-nas.selain
itu,ada sementara pendapat yang mengatakan bahwa kata adam dapat dkatakan sebagai term yang mewakili manusia
(fakh-ruddin,et.al.,1992:7-8).
Di
dalam al quran manusia disebut antara lain dengan bani adam (QS
al-isra(17:70),basyar (QS al kahfi (18):110),al inan (QS al insan (76):1),an
nas (QS an nas(114:1) sesuai dengan isi al quran dan al hadits,berbunyi sbb:
surat (al insan) manusia adalah makhluk ciptaan allah yang memiliki potensi
untuk beriman kepada allah.selain itu,manusia dan makhluk lain memiliki ciri
utama yaitu :
1) Manusia
adalah makhluk yang paling unik.
Hal ini tertuang dalam
(QS at Tin : 95)
“Sesungguhnya kami
telah menjadikan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya,” karena itu pula, keunikannya dapat
dilihat dari bentuk struktur tubuhnya. Betapa maha besarnya allah swt menciptakan
makhluk yang paling sempurna.
2) Manusia
memiliki potensi daya/kemampuan yang mungkin dapat dikembangkan.
Hal ini tertuang dalam (QS al a’raf
(7):172 yang berisi:
“sesungguhnya sejak
awal,dari tempat asalnya manusia telah mengakui tuhan,telah bertuhan,dan
berketuhanan.
3) Manusia
diciptakan allah untuk megabdi kepadanya.
Tugas manusia untuk
mengabdi kepada allah dengan tegas dinyatakannya dalam al-quran surat az
zariyat (51:56).dengan terjemahan,”tidak kujadikan jin dan manusia,kecuali
untuk mengabdi kepadaku
4) Manusia
diciptakan tuhan untuk menjadi khalifah di bumi.hal itu tertuang dalam firman
allah dalam surat al baqarah (2):30).yaitu:
Perkataan “menjadi khalifah” dalam ayat
tersebut mengandung makna bahwa allah
menjadikan manusia wakil atau pemegang kekuasaannya mengurus dunia
dengan jalan melaksanakan segala yang di ridhainya di muka bumi ini
5) Disamping
akal,manusia dilengkapi allah dengan perasaan dan kemauan/kehendak).
sesuai dengan surat
al-kahfi (18:29) yaitu:“kebenaran itu datangnya dari tuhanmu,barang siapa yang
mau beriman hendaklah ia beriman dan barang siapa yang tidak ingin
beriman,biarlah ia kafir”
6) Secara
individual manusia bertanggungjawab atas segala perbuatannya
hal ini tertuang dalam
surat at-thur (5) yang berbunyi “setiap orang (manusia) terikat”.dalam arti
bertanggungjawab terhadap apa yang dilakukannya.
7) Berakhlak
Berakhlak adalah ciri
utama manusia dibandingkan dengan makhluk lain.artinya manusia adalah makhluk
yang diberi allah kemampuan untuk membedakan yang baik dan yang buruk.berakhlak
merupakan komponen ketiga agama islam.kedudukan itu dapat dilihat dari sunah
nabi yang mengatakan bahwa beliau diutus untuk menyempurnakan akhlak manusia
Rabu, 17 Oktober 2012
Puisi Untuk yang Tersayang
Puisi Cinta Untuk Kekasih
Mungkin cinta ini hanya untukmu*************************************
Tulus dari dalam hatiku
Mungkin cinta ini telah memilihmu
Ikhlas tak berbatas waktu
Ku tulis cinta ini di langit
Untuk dibaca surga dan bumi
Semoga kau ‘kan mengerti
Cinta ini suci tak terbagi
Hanya kau yang ada dihatiku
Mengalir dalam darah dinadiku
Merangkai mimpi ditidurku
Menjadi ratu di istana cintaku
Kau ‘kan selalu dihatiku
Hingga batas akhir nafas dihidupku
Puisi Kekuatan Cinta
Saat kau hadir..*************************************
Kau slalu memberi kekuatan untuk ku..
yang membuatku tegar, setegar batu karang..
Tapi setelah kau pergi..
Kau tancapkan luka yang teramat dalam di hatikku..
Bagai bunga mawar yang terlihat elok..
Namun durinya sangat menyakitkan,
bagi semua orang yang tertusuk..
Seperti cintamu yang indah..
Saat kau ucapkan kata-kata itu..
Tapi begitu kau menarik ucapanmu,
Sangat menyakitkan hati ini..
Karna tanpamu aku lemah..
Seolah-olah hati ini mati..
karna kaulah separuh nyawa dan jiwaku..
dan karna kaulah kekuatanku..
yang kan slalu mengisi kekosongan hati ini..
Puisi Terima Kasih Sayang
Di keheningan malam ini aku tak dapat tidur****************************************
Terdengar derap langkah dalam hati ini…
Sepertinya ada seseorang yang memanggilku
Melambai berharap aku ada disampingnya…
Cinta mengagetkan ku lagi…
Setelah sekian lama, dan ku berfikir
Cermin di wajah sang ayu kembali membayangiku
Dalam derap langkah menusuk kalbu
Mengalunkan melody yang mengisi kekosongan malam…
Mengucapkan salam Cinta pada malam ini…
Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahunku…
Kan kuingat selalu setiap yang ada pada dirimu, sayang…
Sebab walau kau tak tahu, aku selalu merindukanmu
Dan dalam detak jantung ini ada namamu…
Tak mungkin akan kulupakan sebab kau adalah nafas hidupku
Terima Kasih Sayang…atas segala yang kau beri buatku…
Terimas Kasih…
Langganan:
Postingan (Atom)